Para pemain Chelsea melakukan selebrasi gol bersama Andre Villas-Boas. (Reuters)
LONDON – Ramires memiliki harapannya tersendiri dengan klubnya, Chelsea. Ia mengharapkan pemiliki klub Roman Abramovich memberikan dukungannya kepada pelatih Andre Villas-Boas dalam keadaan apapun.
Memang dewasa ini mantan pelatih Porto tersebut tengah menjadi sorotan usai tidak konsistennya The Blues dalam meraih kemenangan. Isu akan pemecatan dirinya pun kembali mencuat lagi. Namun, Ramires sangat berharap bila klub tidak akan mendepak Villas-Boas dari kursi kepelatihan.
“Bila Villas-Boas pergi dari sini maka akan ada (seorang pelatih) yang datang dan jika klub terus melakukan hal seperti itu, maka kita tidak akan sampai kemanapun. Pemain lainnya juga sudah tahu apa yang telah ia berikan untuk klub,” jelasnya seperti dikutip ESPN, Kamis (5/1/2012).
“Bukanlah hal yang adil bila kita menunjuk pelatih sebagai satu-satunya orang bertanggung jawab akan yang terjadi dengan tim ini. Ia telah melakukan semuanya dengan yang ia mampu sampai pemain turun ke lapangan. Sejak itu semuanya tidak bergantung dengannya, karena bukan ia yang berlari atau merebut bola,” tambah Ramires.
Ramires juga mengatakan apa yang telah terjadi dengan Chelsea merupakan sebuah proses. Ia mengatakan bila timnya berharap untuk selalu menang, namun hal tersebut kadang tidak selalu terwujud.
“Semua ini adalah bagian dari periode adaptasi tim. Kita sudah melakukan apa yang kita harapkan, namun sayang, terkadang ada kalanya kita mengalami kekalahan. Tim tidak bermain dengan buruk yang kita perlukan hanya bermain dengan serius dan memiliki hasrat untuk memenangi laga hingga akhir pertandingan,” tandasnya. (fit)
Memang dewasa ini mantan pelatih Porto tersebut tengah menjadi sorotan usai tidak konsistennya The Blues dalam meraih kemenangan. Isu akan pemecatan dirinya pun kembali mencuat lagi. Namun, Ramires sangat berharap bila klub tidak akan mendepak Villas-Boas dari kursi kepelatihan.
“Bila Villas-Boas pergi dari sini maka akan ada (seorang pelatih) yang datang dan jika klub terus melakukan hal seperti itu, maka kita tidak akan sampai kemanapun. Pemain lainnya juga sudah tahu apa yang telah ia berikan untuk klub,” jelasnya seperti dikutip ESPN, Kamis (5/1/2012).
“Bukanlah hal yang adil bila kita menunjuk pelatih sebagai satu-satunya orang bertanggung jawab akan yang terjadi dengan tim ini. Ia telah melakukan semuanya dengan yang ia mampu sampai pemain turun ke lapangan. Sejak itu semuanya tidak bergantung dengannya, karena bukan ia yang berlari atau merebut bola,” tambah Ramires.
Ramires juga mengatakan apa yang telah terjadi dengan Chelsea merupakan sebuah proses. Ia mengatakan bila timnya berharap untuk selalu menang, namun hal tersebut kadang tidak selalu terwujud.
“Semua ini adalah bagian dari periode adaptasi tim. Kita sudah melakukan apa yang kita harapkan, namun sayang, terkadang ada kalanya kita mengalami kekalahan. Tim tidak bermain dengan buruk yang kita perlukan hanya bermain dengan serius dan memiliki hasrat untuk memenangi laga hingga akhir pertandingan,” tandasnya. (fit)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar